
Saat ini, Sering anak main game sampai lupa waktu, tidak belajar, bahkan ada yang sampai menghabiskan banyak uang dengan game on-line.
Kecanduan main game, biasanya berawal dari perasaan tidak nyaman yang dirasakan anak, misalnya sepi, bosan, sedih, akibat tangki cintanya kosong karena jarang diisi kedua orangtuanya.
Dalam diri setiap anak ada dua tangki cinta yang perlu diisi setiap hari oleh ayah dan ibu melalui interaksi dan komunikasi bermakna dengan anak. Orangtua yang sibuk seringkali abai dan secara tidak sadar membiarkan tangki cinta anak kosong.
Perasaan tidak nyaman dalam diri anak tentu perlu diatasi. Saat anak tetap tidak mendapat perhatian dari orangtua maka pikiran bawah sadar anak mencari cara untuk "menghilangkan" perasaan tidak nyaman ini. Salah satu yang paling efektif adalah main game.
Saat main game, karena asyik dan menantang, anak lupa pada "masalahnya". Ini sebenarnya satu bentuk pengalihan.
Selain main game, anak bisa memilih chatting, nonton film, makan, atau mogok sekolah.
Solusi untuk kecanduan main game sebenarnya mudah:
- isi tangki cinta anak.
- beri anak kegiatan positif dan menantang.
- sering-sering berkomunikasi dengan anak.
Bila ini sudah dilakukan tapi masih juga belum bisa membantu anak mengurangi kecanduan main game, saran saya segera minta bantuan terapis berpengalaman.
A W G
Tidak ada komentar:
Posting Komentar